TEORI ONLINE Research and Training. Call : 021 - 9229 0445 or 0856 9752 3260

Jenis dan Tipe Data

Jenis dan Tipe Data
Oleh Hendry

Data didapatkan dengan mengukur nilai satu atau lebih variabel dalam sampel (atau populasi). Semua data yang ada pada hakikatnya merupakan cerminan suatu variabel yang diukur menurut klasifikasinya. Dengan demikian, data dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria, misalnya berdasarkan  jenisnya, sumbernya, cara memperolehnya dan waktu pengumpulannya.

Data menurut Jenisnya

Menurut jenisnya data dikelompokkan menjadi dua yaitu kualitatif dan kuantitatif.

Data kualitatif (non metric) adalah seperti jenis kelamin, pendidikan, warna, suku, dan sebagainya.

Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka (metric) seperti jumlah penjualan, berat badan, jarak dalam ukuran kilometer dan lain sebagainya. Data kuantitatif dikelompokkan menjadi dua yaitu data diskrit dan data kontinu.

Data diskrit adalah data kuantitatif yang nilainya khusus dan merupakan hasil perhitungan serta biasanya berbentu bilangan bulat. Data diskrit contohnya adalah jumlah penumpang bus pariwisata 5 orang, 10 orang atau 40 orang.

Data kontinu adalah data kuantitatif yang nilainya menempati semua interval pengukuran dan merupakan hasil pengukuran serta bisa berupa bilangan pecahan dan bulat. Contoh : Jarak rumah ke sekolah bisa 1.25 Km, panjang tali 10.8 meter, dsb.

Data menurut Sumbernya

Data menurut sumbernya dapat dikelompokkan menjadi data internal dan data eksternal.

Data internal, yaitu data yang menggambarkan keadaan/kegiatan di dalam sebuah organisasi. Di dalam sebuah perusahaan, misalnya, data internal meliputi data personalia, data keuangan, data inventaris, data produksi, data penjualan, dan sebagainya.

Data eksternal, yaitu data yang menggambarkan keadaan/kegiatan di luar sebuah organisasi. Bagi sebuah perusahaan, data eksternalnya meliputi tingkat daya beli masyarakat, perkembangan harga, data konsumsi, sikap konsumen, kepuasan konsumen, preferensi merek, dan sebagainya.

Data menurut cara memperolehnya
Data primer, yaitu data yang dikumpulkan dan diolah sendiri langsung dari objeknya. Contohnya, kuesioner yang disebarkan langsung oleh peneliti ke responden, hasil wawancara yang dilakukan peneliti terhadap partisipan.

Data sekunder, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk yang sudah jadi, sudah dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain, biasanya sudah dalam bentuk publikasi. Contoh : Laporan keuangan perusahaan yang digunakan oleh peneliti, dan berbagai bentuk laporan lain yang diperoleh peneliti dari pihak-pihak terkait.

Data Menurut Waktu Pengumpulannya

Data menurut waktu pengumpulannya dikelompokkan menjadi tiga yaitu cross-section, time series dan data panel.

Data cross-section, yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu (at a point of time) yang dapat menggambarkan keadaan/kegiatan pada waktu tersebut.

Contoh data cross-section adalah data total penjualan yang diperoleh dari 5 perusahaan pada tahun 2011.

Data berkala (time series), yaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran tentang perkembangan suatu kegiatan selama periode spesifik yang diamati. Data berkala sering kali disebut pula sebagai data historis.

Contoh : data penjualan PT. ABC selama tahun 2005 s/d 2011

Data panel adalah data gabungan time series dan cross-section. Contoh data penjualan yang diperoleh dari 5 perusahaan periode 2005 s/d 2011.

 

Buku yang Rekomendasikan :

Kuncoro, Mudrajad, (2003). Metode Riset Untuk Bisnis, dan Ekonomi, Jakarta : Erlangga

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


4 + 9 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You might also likeclose