Paired Sample t Test

by Hendry

Paired sample t test merupakan uji beda dua sampel berpasangan. Sampel berpasangan merupakan subjek yang sama namun mengalami perlakuan yang berbeda.

CONTOH KASUS

Akan diteliti mengenai perbedaan penjualan sepeda motor merk A disebuah Kabupaten sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM. Data diambil dari 15 dealer.

Data yang diperoleh adalah sebagai berikut :

Data yang diperoleh adalah sebagai berikut :

 

No

Sebelum

Sesudah

1

67

68

2

75

76

3

81

80

4

60

63

5

80

82

6

75

74

7

71

70

8

68

71

9

80

82

10

78

79

11

71

78

12

80

77

13

65

69

14

57

67

15

78

68

 

Selengkapnya, download disini

6 thoughts on “Paired Sample t Test

  • Mohon informasinya, apakah Paired Sample t Test dapat digunakan dengan jumlah sample besar (misalnya antara 90 sd 200 sample), karena setahu saya untuk t hitung maksimal adalah 30 sample. Jika benar, berarti kalau memerlukan metode penghitungan ini, berarti diambil acak lagi sebanyak 30 sample dari jumlah sample yang besar? tks.

    1. Ada banyak penelitian yang menggunakan paired or independent samples t test untuk n > 30.

      Silahkan cek paper2 berikut :
      Walt Stevenson, Erika Weis McGrath, (2004) “Differences between on-site and off-site teams: manager perceptions”, Team Performance Management, Vol. 10 Iss: 5/6, pp.127 – 132
      Vathsala Wickramasinghe, Nuwan Wickramanayake, (2013) “Expectations and experience: IT jobs in offshore software development and commercial banks in Sri Lanka”, Information Technology & People, Vol. 26 Iss: 1, pp.50 – 76
      Tanuja Agarwala, “Factors influencing career choice of management students in India”, Emerald 13, (2008)
      Nelson Tsang, Hailin Qu, “Service quality in China’s hotel industry: a perspective from tourists and hotel managers”, Emerald 12, (2000)

  • mas kalo independent sample t test itu bedanya sama paired kan hubungan antar variabel, kalo misalnya ada 3 variabel yg dua ada hubungannya dan yg satu ga ada berarti bisa dilakukan kedua2nya mas?

    1. paired itu sampelnya sama, hanya dilakukan pengukuran berulang. Contoh : menguji perbedaan penjualan sales sebelum dan sesudah pelatihan. Jadi dilakukan dua kali pengukuran, sebelum pelatihan (X0) dan sesudah pelatihan (X1)
      Independent t test, sampelnya saling bebas, misalnya menguji perbedaan penjualan sales berdasarkan tingkat pendidikan (disini, contohnya ada 10 berpendidikan SMU, 10 berpendidikan Diploma)
      Kira-kira seperti itu bedanya…

  • selamat pagi pak, saya mau tanya saya menggunakan desain penelitian eksperimen one group pre-test post-test,hipotesis saya menghitung peningkatan hasil belajar pada satu kelas eksperimen sebelum dan sesudah pembelajaran, sebaiknya menggunakan uji-t yang mana ya pak? karena kebanyakan di buku dan web menggunakan perbandingan 2 kelas,eksperimen dan kontrol,, mohon bantuannya pak,sebelumnya terima kasih banyak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab Pertanyaan *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You might also likeclose