Levels of Measurement
oleh : Hendry

Ada 4 tingkat skala pengukuran yang digunakan meliputi nominal, ordinal, interval dan rasio. Penjelasan masing-masing skala tersebut diuraikan sebagai berikut :

Skala nominal
Skala nominal adalah skala yang memungkinkan peneliti untuk menempatkan subjek pada kategori atau kelompok tertentu (Sekaran, 2006). Misalnya data jenis kelamin yang terbagi dua kelompok laki-laki dan wanita.

Skala Ordinal
Data ordinal adalah data yang tidak hanya mengkategorikan variabel-variabel untuk menunjukkan perbedaan di antara berbagai kategori, tetapi juga mengurutkannya dalam beberapa cara (Sekaran, 2006).
Skala ordinal sederhana adalah rangking. Ketika peneliti pasar meminta Anda untuk menentukan peringkat 5 jenis sepeda motor dari paling anda sukai s/d tidak anda sukai.

Skala Interval
Adalah skala interval adalah skala yang sama seperti nominal dan ordinal namun mempunyai karakteristik tetap dan dapat dinotasikan dalam fungsi matematika. Skala interval menurut Sekaran (2006) menentukan perbedaan, urutan dan kesamaan besaran perbedaan tiap variabel. (lihat beberapa catatan di bawah)

Skala ratio
Skala rasio adalah skala yang memiliki nilai dasar, dan memiliki titik o absolute. Skala ini merupakan skala tertinggi dari tiga skala sebelumnya. Contoh skala rasio adalah usia, jumlah penjualan, penghasilan, laba dan sebagainya.

Mengapa Skala penelitian menjadi Penting untuk diperhatikan ?

Level pengukuran atau skala penelitian merupakan faktor yang menentukan pemilihan teknik analisis. Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan apa tujuan dari penelitian (mencari pengaruh, deskripsi, dsb), memilih rencana teknik analisis, dan mendesain skala pengukuran yang sesuai dengan dua poin di atas.

Catatan Tentang Ordinal dan Interval

Catatan dari Sekaran (2006) : skala interval menunjukkan kesamaan besaran perbedaan dalam titik skala. Perbedaan jarak (space) pada titik 1 (sangat tidak setuju), dan titik 2 (tidak setuju) adalah sama dengan besaran perbedaan pada titik 4 (setuju) dan 5 (sangat setuju). Jika setiap titik ditambah suatu nilai (misalnya 6), maka kelima titik akan memiliki nomor 7 s/d 11, dan besaran perbedaan antara 7 dan 8 tetap sama seperti perbedaan 9 dan 10

“Jika kepuasan pelanggan rata-rata Produk A adalah 4,0 dan rata-rata pada B adalah 2,0, kita perlu berhati-hati dalam berpikir perbedaan dalam kepuasan adalah dua kali. Kita dapat mengatakan ada perbedaan, tapi kami kurang yakin apakah itu dua kali”. Catatan ini dapat dilihat di http://www.usablestats.com/lessons/noir.

Jenis pengukuran ini bukan interval atau tingkat rasio, karena kita tidak bisa menyatakan secara pasti bahwa interval antara “Sangat tidak setuju” dan “Sedikit tidak setuju” adalah setara dengan interval antara “Sedikit tidak setuju” dan “Netral”. Juga dapat kita katakan bahwa ada titik nol mutlak untuk tingkat perjanjian. Namun, jika kita kaku mengikuti aturan “diperbolehkan” analisis untuk variabel ordinal, banyak dari kita melakukan analisis dalam penelitian ilmu sosial akan “dianggap diizinkan”. Di sisi lain, beberapa ilmuwan telah melakukan simulasi komputer untuk mencoba dan mencari tahu apa yang akan terjadi jika kita melanggar beberapa “aturan” analisis data. Mereka telah menemukan bahwa untuk sebagian besar, itu baik-baik saja untuk memperlakukan data ordinal (seperti variabel yang telah diukur dengan menggunakan Sangat tidak setuju untuk Sangat Setuju alternatif respon) seolah-olah itu adalah data tingkat interval, dan melakukan uji statistik yang sesuai untuk data tingkat interval. (catatan ini dapat anda lihat di http://simon.cs.vt.edu/SoSci/converted/Measurement/)

Dirangkum dari :

Suharyadi dan Purwanto. 2008. Statistika Untuk Ekonomi dan Keuangan Modern. Jakarta : Salemba Empat

Sekaran, U. (2006). Metode Penelitian Bisnis. Jakarta : Salemba Empat.

Website of the Computing Education Research Group (CERG) of the Faculty of Information Technology, Monash University. http://www.csse.monash.edu.au/~smarkham/resources/scaling.htm

Sommer, B. http://psychology.ucdavis.edu/sommerb/sommerdemo/scaling/levels.htm

SABLE, Virginia Tech’s Statistics Activity-Based Learning Environment for integrating statistics education into the Social Sciences curricula http://simon.cs.vt.edu/SoSci/converted/Measurement/

Level of Measurement. http://www.socialresearchmethods.net/kb/measlevl.php

 

Bacaan yang direkomendasikan

Hand, D.J.  (1996). Statistics and the Theory of Measurement. Journal of the Royal Statistical Society. Series A (Statistics in Society), Vol. 159, No. 3 (1996), pp. 445-492

Thomas R. Doering and Raymond Hubbard. (1976). Measurement and Statistics: The Ordinal-Interval Controversy and Geography. Source: Area, Vol. 11, No. 3 (1979), pp. 237-243

Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab Pertanyaan *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You might also likeclose